Memuat...

Dari Belut, Hidroponik, hingga Anggur: Menemukan Peluang dan Menumbuhkan Harapan di Rakass Farm

28 September 2026 · Admin CUTraining

Dari Belut, Hidroponik, hingga Anggur: Menemukan Peluang dan Menumbuhkan Harapan di Rakass Farm

"Peluang sering kali tidak datang dalam bentuk yang besar. Kadang ia hadir dalam kolam sederhana, sebatang pohon anggur di pekarangan, atau beberapa pipa hidroponik di sudut rumah."

Bagaimana jika pekarangan rumah yang selama ini terlihat biasa ternyata dapat menjadi sumber penghasilan keluarga?

Pertanyaan inilah yang mengiringi perjalanan enam peserta dari Credit Union Sauan Sibarrung saat mengikuti program magang Budidaya Belut, Budidaya Anggur, dan Hidroponik di Rakass Farm, Bandung, Jawa Barat. Selama lima hari, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga menyaksikan secara langsung bagaimana usaha produktif dapat tumbuh dari ketekunan, kreativitas, dan kemauan untuk terus belajar.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Credit Union Sauan Sibarrung dalam memperkuat pemberdayaan anggota. Tidak hanya melalui layanan keuangan, tetapi juga dengan membangun kapasitas anggota agar mampu mengembangkan usaha yang produktif, berkelanjutan, dan sesuai dengan potensi wilayah masing-masing.

Di Rakass Farm, peserta mempelajari dua metode budidaya belut, yaitu sistem lumpur dan air jernih. Mereka belajar bahwa keberhasilan budidaya tidak hanya bergantung pada modal, tetapi juga pada pemahaman terhadap karakteristik belut, kondisi lingkungan, kualitas air, serta manajemen pakan yang tepat. Melalui praktik langsung, peserta melihat bahwa usaha budidaya belut memiliki peluang ekonomi yang menjanjikan apabila dikelola dengan baik.

Tidak berhenti di sana, peserta diajak memasuki kebun anggur yang tertata rapi dan produktif. Pemandangan tersebut seolah mematahkan anggapan bahwa anggur hanya dapat tumbuh di daerah tertentu. Dengan teknik budidaya yang benar, tanaman anggur ternyata dapat menjadi sumber penghasilan yang bernilai tinggi bahkan dari pekarangan rumah. Dari proses penyambungan, pemangkasan, hingga perawatan buah, setiap tahap memberikan inspirasi bahwa lahan terbatas bukanlah penghalang untuk berkembang.

Di tengah semakin terbatasnya lahan pertanian, hidroponik menawarkan solusi yang efisien, ramah lingkungan, dan memiliki nilai ekonomi yang baik. Peserta mempelajari sistem instalasi, pengelolaan nutrisi, hingga teknik pemeliharaan tanaman agar menghasilkan produk yang berkualitas Bagi para peserta, hidroponik membuka perspektif baru bahwa pertanian masa depan dapat dimulai dari halaman rumah sendiri.

Namun, pelajaran yang paling berkesan justru tidak berasal dari kolam, kebun, atau instalasi hidroponik. Pelajaran itu datang dari kisah di balik keberhasilan Rakass Farm. Semua yang terlihat berkembang saat ini ternyata berawal dari keberanian untuk mencoba, belajar dari kegagalan, dan terus melakukan perbaikan. Kesuksesan tidak hadir dalam semalam, melainkan tumbuh melalui proses panjang yang dijalani dengan konsisten.

Sepulang dari kegiatan magang, para peserta membawa pulang lebih dari sekadar pengetahuan teknis. Mereka membawa harapan baru untuk dibagikan kepada anggota Credit Union Sauan Sibarrung. Ilmu yang diperoleh akan menjadi bekal untuk melakukan edukasi, pendampingan, serta mendorong lahirnya usaha-usaha produktif yang mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga anggota.

Dari kolam belut, kebun anggur, hingga instalasi hidroponik, tumbuh sebuah keyakinan bahwa kemandirian ekonomi dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana yang dilakukan dengan pengetahuan dan semangat yang tepat.